Site icon Furniture Jepara dan Mebel Jepara Asli – Afif Jaya Furniture

Pengembangan Desain Instalasi Furniture Hotel

Furniture Jepara – Bicara mengenai furniture untuk hotel, tentu akan berbeda dengan berbicara mengenai furniture untuk hunian atau keperluan pribadi. Furniture untuk hotel lebih cenderung dipersiapkan untuk umum, sehingga kualitas dan fitur yang dimilikinya harus mampu memenuhi  kebutuhan dari setiap tamu yang datang berkunjung. Nah melalui kesempatan kali ini, kami akan mencoba mengulas mengenai desain instalasi furniture untuk hotel.

Pengembangan Desain Instalasi Furniture Hotel

Ada banyak hal yang memang harus menjadi pertimbangan ketika hendak memilih furniture untuk hotel, dan berikut kami telah merangkum beberapa hal tersebut.

 

Desain dan Penampilan

Dalam desain instalasi furniture hotel, kualitas penampilan menjadi salah satu aspek yang sangat penting. Selain itu, terdapat beberapa faktor yang perlu diperhatikan untuk memastikan kualitas yang baik. Pertama-tama, meja furnitur harus memiliki permukaan yang rata dengan pengerjaan halus. 

Dekorasi pada furnitur juga harus halus, dengan tekstur yang jelas dan indah. Biasanya, furniture kamar tamu menggunakan berbagai jenis bahan sebagai substrat, seperti papan partikel, papan serat kepadatan menengah, dan papan blok. Selain itu, laminasi dan bahan lainnya juga digunakan sebagai bahan dasar. Untuk memberikan tampilan yang indah, veneer kayu dan kayu lapis digunakan sebagai bahan pelapis.

 

Bahan Pembuatan

Penting untuk memperhatikan karakteristik dari berbagai bahan substrat dan bahan pelapis ini. Setiap bahan memiliki sifat material yang berbeda, dan ketidaktelitian dalam mempertimbangkan sifat-sifat ini dapat menyebabkan kelengkungan pada papan furniture. 

Oleh karena itu, penting untuk memastikan bahwa sifat material dari bahan cladding di bagian belakang dan depan papan adalah sama atau setidaknya serupa. Selain itu, kadar air bahan dasar harus dikontrol dengan baik, biasanya berkisar antara 6-10%. 

Selain itu, pemilihan bahan yang berasal dari batch yang sama juga penting. Dalam proses pemrosesan di bengkel, diperlukan perhatian khusus untuk mempersingkat waktu pemuatan dan pengepresan. Hal ini melibatkan penyesuaian dengan karakteristik material yang berbeda, perbedaan kadar air pada bahan kelongsong, dan memperhatikan ketebalan lapisan yang berbeda serta waktu pengepresan dan tekanan yang optimal.

 

Daya Tahan

Selain aspek penampilan, kekuatan struktural juga merupakan hal yang penting dalam desain furnitur hotel. Sebagian besar perabotan kamar tamu menggunakan struktur tipe pelat. Untuk penyambungannya, biasanya digunakan sekrup kayu, konektor perangkat keras, dan perekat. 

Dalam menggunakan berbagai bahan, perlu diperhatikan karakteristik masing-masing bahan. Misalnya, papan partikel dan papan kepadatan menengah memiliki daya tahan yang buruk terhadap paku. Oleh karena itu, penggunaan sekrup engsel pintu dan rel bawah pada area yang sering beraktivitas atau memerlukan daya penahan paku yang kuat harus dihindari. 

Bagian yang menggunakan sekrup juga harus diperhatikan agar tidak mudah longgar dan menghasilkan suara. Ketika memasang liontin perangkat keras pada layar tempat tidur atau dinding bingkai cermin, perlu memberikan perhatian khusus dan dapat menggunakan kayu sebagai pengganti tulangan.

 

Biaya

Biaya bahan juga menjadi pertimbangan penting dalam desain instalasi furniture hotel. Dalam upaya untuk menghemat biaya, dapat dipertimbangkan penggunaan bahan berbiaya rendah yang tetap memenuhi persyaratan penggunaan. 

Selain itu, penggunaan jenis bahan yang sama pada area yang lebih kecil juga dapat meningkatkan tingkat pemanfaatan papan secara komprehensif. Karena jumlah perabotan kamar tamu biasanya dalam skala besar, penggunaan komputer untuk mengatur bahan secara efisien dapat membantu mengurangi biaya bahan secara keseluruhan. Selain itu, perlu memperhatikan perbandingan biaya material untuk struktur yang berbeda.

Baca juga Bagaimana Cara Memilih Furniture Hotel yang Tepat?

Kinerja Keselamatan

Terakhir, kinerja keselamatan juga harus menjadi fokus utama dalam desain furnitur hotel. Meskipun hotel mungkin tidak memiliki peraturan yang jelas tentang jumlah formaldehida bebas, persyaratan tahan api untuk furniture harus dipenuhi. 

Penggunaan bahan seperti papan tahan api, cat anti-panas, dan kain tahan api dapat diterapkan pada beberapa bagian hotel sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan oleh pihak hotel. Pada hotel kelas atas, bahkan mungkin ada persyaratan khusus agar kayu yang digunakan pada furniture juga tahan api.

Nah itulah beberapa hal yang patut menjadi pertimbangan dalam instalasi furniture untuk keperluan hotel dan fasilitas yang menyangkut umum lainnya.

 

Exit mobile version