
Mebel jepara – Pernah tidak kamu merasa heran kenapa dipan rotan yang awalnya itu cantik dan rapi serta terlihat mahal tapi lama-lama jadi kusam dan bahkan muncul jamur. Atau mungkin kamu baru saja beli dipan rotan tapi masih bingung bagaimana cara merawatnya supaya tidak cepat rusak.
Tenang saja karena kamu tidak sendirian. Rotan memang adalah material yang kuat dan fleksibel tapi dia tetap punya musuh utama yang sering bikin pemiliknya jadi panik yaitu kelembapan dan jamur. Apalagi kalau dipan rotan diletakkan di ruangan yang sirkulasi udaranya itu kurang bagus atau dekat area yang lembap.
Di artikel ini kita akan bahas cara merawat dipan rotan agar tidak berjamur mulai dari penyebabnya dan cara pencegahan sampai tips perawatan rutin yang gampang dilakukan di rumah.
Kenapa Dipan Rotan Bisa Berjamur?
Sebelum masuk ke cara merawat kita perlu paham dulu penyebab jamur muncul di rotan. Ini adalah hal penting karena perawatan terbaik adalah pencegahan. Beberapa penyebab umum dipan rotan berjamur adalah
Ruangan terlalu lembap: Rotan sifatnya alami dan bisa menyerap kelembapan. Saat lembap tinggi maka jamur lebih mudah tumbuh.
Sirkulasi udara buruk: Ruangan yang jarang dibuka atau minim ventilasi membuat udara mengendap dan lembapnya bertahan lama.
Dipan jarang dibersihkan: Debu yang menempel bisa jadi tempat jamur berkembang apalagi jika bercampur dengan kelembapan.
Terkena air dan tidak segera dikeringkan: Contohnya karena tumpahan air atau rembesan atau dipel dekat dipan.
Lokasi dekat dinding yang lembap: Kalau dipan rotan menempel dinding dan dindingnya itu lembap maka jamur bisa cepat muncul.
Cara Merawat Dipan Rotan Agar Tidak Berjamur
1. Pastikan Dipan Rotan Diletakkan di Tempat yang Tepat
Untuk penempatan adalah langkah pertama yang sering orang sepelekan. Tipsnya adalah jangan tempelkan dipan langsung ke dinding dan beri jarak minimal 5 sampai 10 cm. Kamu harus hindari area dekat kamar mandi atau dapur. Jangan letakkan di sudut ruangan yang gelap dan pengap. Kalau ruangan kamu cenderung lembap maka pertimbangkan memakai alat penyerap lembap atau minimal silica gel besar di area tertentu.
2. Bersihkan Debu Secara Rutin (Minimal Seminggu Sekali)
Debu yang menumpuk bukan cuma bikin dipan terlihat kotor tapi juga memicu jamur. Cara membersihkannya adalah pakai penyedot debu dengan ujung sikat halus untuk sela-sela rotan. Atau gunakan kuas kecil dan lap kering. Untuk bagian yang bertekstur maka kuas lebih efektif. Intinya jangan biarkan debu menumpuk lama.
3. Lap dengan Kain Lembap Tapi Jangan Basah
Kalau dipan mulai kusam atau ada noda ringan boleh dilap dengan kain lembap. Aturannya adalah kain cukup lembap dan jangan sampai menetes. Setelah itu wajib dilap lagi dengan kain kering. Pastikan tidak ada air yang tersisa di sela rotan. Ini penting sekali karena rotan yang basah tapi dibiarkan akan membuat jamur datang.
4. Jemur Dipan Rotan Secara Berkala
Rotan suka udara segar dan sinar matahari tapi jangan berlebihan. Jadwal yang disarankan adalah 1 sampai 2 kali sebulan jemur dipan sekitar 30 sampai 60 menit. Pilih matahari pagi jam 8 sampai jam 10. Hindari panas terik siang karena bisa bikin rotan rapuh dan warnanya cepat pudar. Kalau dipan terlalu besar untuk dijemur cukup jemur bagian tertentu atau gunakan kipas angin untuk mengurangi lembap.
5. Gunakan Cairan Anti Jamur
Jika Perlu Kalau kamu tinggal di daerah yang kelembapannya tinggi ini bisa jadi solusi tambahan. Beberapa opsinya adalah cairan anti jamur khusus furniture. Atau larutan ringan yaitu air ditambah sedikit cuka untuk pembersihan jamur ringan. Catatan penting yaitu uji dulu di area kecil yang tidak terlihat dan jangan pakai cairan keras sembarangan karena bisa merusak rotan.
6. Hindari Menutup Dipan dengan Plastik Terlalu Lama
Banyak orang menutup dipan rotan pakai plastik supaya tidak berdebu. Niatnya bagus tapi kalau terlalu lama justru bahaya. Karena plastik menahan udara dan membuat permukaan jadi lembap akhirnya jamur mudah tumbuh. Kalau mau ditutup lebih baik gunakan kain yang punya pori-pori dan pastikan ruangan tetap punya sirkulasi udara bagus.
7. Periksa dan Rawat Finishing Rotan
Lapisan pelindung rotan berfungsi untuk melindungi rotan dari lembap dan kotoran. Tandanya lapisan mulai bermasalah adalah permukaan terasa kasar dan warna memudar serta mulai ada bagian rotan yang terlihat kering. Solusinya lakukan perawatan ulang pelapisan atau konsultasikan ke pengrajin furniture.
Kalau Dipan Rotan Sudah Terlanjur Berjamur Harus Bagaimana?
Kalau jamur sudah muncul jangan panik yang penting cepat ditangani. Langkah cepatnya adalah pindahkan dipan ke tempat terang dan sirkulasi bagus. Sikat jamur dengan sikat halus pelan-pelan. Lap dengan kain lembap dan larutan cuka ringan lalu lap kering dan angin-anginkan. Kalau jamurnya parah dan menyebar lebih aman minta bantuan orang ahli.
Baca juga Perbandingan Baby Crib Kayu Lawan Aluminium, Mana Yang Lebih Awet?
Dipan Rotan Itu Investasi Jadi Wajib Dirawat
Dipan rotan bukan cuma soal fungsi tapi juga nilai keindahan. Kalau dirawat dengan benar dipan rotan bisa awet bertahun-tahun tanpa jamur dan tanpa bau apek serta tetap terlihat elegan.
Kalau kamu sedang cari Dipan Rotan berkualitas atau ingin melengkapi rumah dengan furniture minimalis dan ukir yang tahan lama kamu bisa langsung hubungi Afif Jaya Furniture.
Afif Jaya Furniture adalah salah satu perusahaan mebel Jepara dengan kualitas terbaik yang berpusat di Jl. Kedundowo RT 13 RW 04, Bantrung, Batealit, Jepara, Jawa Tengah, 59461.
Kami menjual aneka furniture Minimalis dan Furniture Ukir yang terlengkap dan terpercaya. Produk unggulan kami antara lain adalah Dipan Rotan, Lemari Minimalis, Rumah Kayu, Teak Chair, dan masih banyak lagi. Yuk pilih furniture yang bukan cuma cantik tapi juga awet dan bernilai tinggi langsung dari Jepara.